Tanpa sengaja, semesta mempertemukan kami lewat dunia maya. Dari obrolan ringan di media sosial, kami mulai saling mengenal. Tidak ada yang kebetulan di dunia ini, semua sudah tersusun rapi oleh Sang Maha Kuasa.
Kami berkenalan pada tanggal 04 Maret 2024. Saat itu kami berjauhan, dia berada di Selayar, sedangkan saya di Bantaeng. Pada awal April 2024, kami mulai melakukan pendekatan. Hingga akhir April, kami sempat bertemu di Bantaeng dalam waktu yang singkat sebelum ia berangkat ke Maluku.
Memasuki awal Mei 2024, kami mulai berkomunikasi melalui WhatsApp dan telepon seluler. Pada tanggal 10 Mei 2024, kami menjalani hubungan pacaran jarak jauh (LDR). Bahkan tanpa banyak percakapan melalui WhatsApp, kami tetap menjaga komunikasi melalui telepon seluler selama dua bulan lamanya.
Mencintai seseorang tanpa bertemu setiap hari adalah bukti bahwa cinta bukan hanya di depan mata, melainkan di dalam hati.